Gambaran Umum Pelaksanaan Program Tuberkulosis Paru Dalam Capaian Penemuan Kasus Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Kecamatan Setiabudi Tahun 2025
Pelaksanaan Program TB Paru
Abstract
Puskesmas Setiabudi merupakan fasilitas Kesehatan tingkat pertama memiliki peran dalam pengendalian penyakit tuberculosis paru.Tahun 2024, CDR mencapai 113 %,mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya 111 %.Tingkat keberhasilan pengobatan menurun dari 88 % di 2023 menjadi 80 % pada tahun 2024, angka konversi meningkat dari 94 % menjadi 97 %. Metodologi bersifat deskriptip dengan pendekatan studi kasus,bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan program tuberculosis dalam penemuan TB Paru tahun 2025.Lingkupnya mengenai capaian penemuan kasus TB Paru dengan indikator CDR, mengetahui karakteristik individu penderita TB (umur dan jenis kelamin), pelaksanaan penjaringan suspek, penemuan aktif dan klinik sanitasi.Populasi seluruh pasien yang berobat TB.03 & TB.06, seluruh petugas TB & petugas Kesehatan lingkungan.Hasil capaian penemuan kasus TB sudah memenuhi standar nasional 70%, kriteria individu usia 15-50 64,7%,& jenis kelamin terbanyak laki-laki 59,2%,penjaringan suspek 99,5%, penemuan aktif 12,1% belum berjalan optimal, penemuan pasif 87,9% sudah optimal & klinik sanitasi 100%, pelayanan konseling penyakit TB di klinik sanitasi belum berjalan dengan optimal.
Kata Kunci: Pelaksanaan Program TB Paru,Penemuan kasus,Tahun 2025
Examples of Creative Commons Licensing Notifications in the Copyright Notices
1. Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


